-->

Pengertian Nominal Sentence dan Contoh

Pengertian Nominal Sentence dan Contoh - Dalam belajar bahasa inggris terdapat pembagian kalimat (sentence classification) yang berdasarkan kata kerjanya yaitu:

  • Nominal sentence
  • Verbal sentence

Dapat diperhatikan ditulisan sebelumnya tentang primary auxiliary dan secondary auxiliary, kedua auxiliary tersebut memiliki peran penting dalam membentuk kalimat nominal maupun kalimat verbal.

Pengertian Nominal Sentence

Nominal Sentence adalah kalimat yang hanya menggunakan predikat auxiliary Verb (kata kerja bantu) untuk membantu  menghubungkan subject of complement (pelengkap subjek) yang berupa ANA (adjective, Noun atau Adverb).

Primary auxiliary dalam membentuk kalimat nominal

Primary auxiliary yang terdiri atas TO BE, TO DO, dan TO HAVE. Namun, TO DO (do, did, does) tidak digunakan dalam kalimat nominal melainkan diaplikasikan dalam verbal sentence (kalimat verbal).

Berikut dapat pula diperhatikan dalam penggunaan auxiliary verb yang disesuaikan dengan subjek kalimatnya.

Pengertian Nominal Sentence dan Contoh

  • To be (am,is, are, was, were), mempunyai arti: 

ADA, apabila ia menghubungkan adverb (kata keterangan)

ADALAH, apabilah ia menghubungkan noun (kata benda). Namun, Tidak memiliki arti apabila ia menghubungkan subject dengan adjective (kata sifat).

  • To have (have, has, had) apabila membentuk kalimat nominal harus diikuti dengan BEEN bentuk ke-tiga dari Be (am,is,are).  Menjadi “HAVE/HAS/HAD + BEEN” Dan memiliki arti: 

SUDAH, apabila menghubungkan dengan adjective (kata sifat)

SUDAH MENJADI, apabila menghubungkan dengan noun (kata benda)

SUDAH ADA, apabila menghubungkan dengan adverb (kata keterangan).

Berikut  rumus umum dalam membuat kalimat nominal:

S + auxiliary verb + ANA

Contoh Nominal Sentence :

  • The boy is handsome (to be + Adjective)       : lelaki itu ganteng
  • You are a student (to be + noun)                    : kamu adalah seorang pelajar
  • She was here yesterday (to be + adverb)        : dia ada disini kemarin
  • She has been sick for three days                     : dia sudah tiga hari sakit
  • I have been a teacher for three years              : saya sudah 3thn menjadi seorang guru
  • You had been here yesterday                           : dia sudah ada disini kemarin.

Secondary auxiliary dalam membentuk kalimat nominal

Sebagaimana diketahui bahwa yang dimaksud dengan secondary auxiliary ialah Modals. Dengan rumus :

S + MODAL + VERB I

Dalam membentuk kalimat, modals harus diikuti kalimat dengan Verb I (kata kerja bentuk pertama), namun dalam kalimat nominal wajib diikuti dengan kata kerja bentuk pertama dengan menggunakan kata kerja  BE. Sehingga menjadi rumus:

S + modal + be + ANA

Contoh Nominal Sentence :

  • I will be a rich man : saya akan menjadi orang kaya.
  • You must be calm! : kamu harus tenang!
  • They will be at home tomorrow : mereka akan ke rumah besok.

Perlu diingat, untuk membentuk kalimat nominal dengan menghubungkan Adjective, Noun dan Adverb maka harus menjadi penghubungnya adalah BE, baik itu berupa am, is, are, was, were, maupun been yang bergantung pada auxiliary verb yang digunakan.

I think that’s all thanks very much for your attention guys and keep learning!